Kirby APLIKOM

Anggota Kelompok 5

Reza Septa Perdana (1501154155)
Ricco Reno B Andi Sampara (1501150065)
Purnamasurya Asri (1501154317)
Selly Rosmiaty (1501154317)

Rabu, 06 April 2016

Unknown

Formula Microsoft Excel

FORMULA DAN FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL


MICROSOFT EXCEL merupakan program yang dirancang untuk melakukan berbagai jenis operasi perhitungan. Perhitungan dalam program ini selalu menggunakan operator perhitungan dan data-data yang dihitung.
1.Jenis Operator
MICROSOFT EXCEL mempunyai empat jenis operator, yaitu Operator Aritmetika, Operator Perbandingan, dan Penggabungan Teks.
a.Operator Aritmetika
Operator Aritmetika berfungsi untuk membuat operasi dasar matematika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, persentase, eksponensial, dan penggabungan bilangan.
SIMBOL OPERATOR
OPERATOR
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
:
Pembagian
*
Perkalian
%
Persentase
^
Eksponensial
$
Penggabungan
b.Operator Perbandingan (Logika)
Operator Perbandingan berfungsi untuk membandingan dua buah nilai yang menghasilkan nilai logika True or False. Perbandingan menghasilkan nilai logika True apabila perbandingan Benar dan menghasilkan nilai logika False apabila perbandingan dinilai Salah. Jika anda ingin menggunakan operasi logika, biasanya diperlukan adanya ekspresi dan pernyataan logika. Operator perbandingan meliputi seperti pada tabel berikut:
SIMBOL OPERATOR
TIPE PERBANDINGAN
=
Sama dengan
Kurang dari
Lebih dari
<=
Kurang dari atau sama dengan
>=
Lebih dari atau sama dengan
<> 
Tidak sama dengan
Contoh: 1=2 menghasilkan salah, 2>1 menghasilkan benar, 3=3 menghasilkan benar, 3<>3 menghasilkan salah.
Contoh: ketik atau isilah sel B3 dengan angka 125 dan sel C3 dengan angka 250. Selanjutnya isi sel D3 dengan ekspresi atau pernyataan logika berikut ini: =C3>B3
Dengan ekspresi logika ini, maka Excel akan menampilkan tulisan TRUE apabila pernyataan itu BENAR. Dan akan menampilkan tulisan FALSE apabila pernyataan itu salah.
Anda juga dapat menggabungkan dua atau lebih ekspresi logika menggunakan operator AND atau OR. Untuk penulisan operator logika AND mempunyai bentuk sebagai berikut:
AND(Ekspresi Logika-1, Ekspresi Logika-2,...)
Suatu ekspresi yang menggabungkan dua atau lebih ekspresi logika dengan Operator AND akan dianggap benar, bila semua ekspresi logika yang digabungkannya benar.
Contoh: anda dapat mengetik data 1 di sel B5 dengan 1250 dan data 2 di sel C5 dengan 20%, Dan data 1 di sel B6 dengan 1250 dan data 2 di sel C6 dengan 12%, dan rumus yang dapat digunakan di sel D5 adalah
=AND(B5>1000,C5>15%) maka yang akan muncul di sel D5 adalah tulisan TRUE, dan setelah di copy maka di sel D6 akan muncul tulisan FALSE.
Sedangkan untuk penulisan Operator Logika OR mempunyai bentuk sebagai berikut:
=OR(Ekspresi Logika-1, Ekspresi Logika-2..)
Suatu ekspresi yang menggabungkan dua atau lebih ekspresi logika dengan operator OR akan dianggap benar bila setidaknya salah satu ekspresi logika yang digabungkannya benar.
Contoh: anda dapat mengetik data 1 di sel B5 dengan 1250 dan data 2 di sel C5 dengan 20%, dan data di sel B6 dengan 1250 dan data 2 di sel C6 dengan 12%, dan rumus yang dapat digunakan di sel D5 adalah
=OR(B5>1000,C5>15%) maka yang akan muncul di sel D5 adalah tulisan TRUE, dan setelah di copy maka di sel D6 akan muncul tulisan TRUE.
 c.Operator Acuan
Operator Acuan berfungsi menggabungkan selang sel yang digunakan dalam perhitungan. Operator Acuan yang digunakan terlihat dalam tabel:
SIMBOL OPERATOR
PENJELASAN
Titik Dua ( : )
Operator jangkauan yang berfungsi untuk menghasilkan satu acuan daari dua acuan meskipun dari sel yang berbeda
Koma ( , )
Operator penyatuan yang berfungsi untuk menggabungkan banyak acuan menjadi satu acuan
Spasi (  )
Operator perpotongan yang berfungsi untuk mengacu kepada sel yang menjadi perpotongan di antara dua acuan
Contohnya: B5:B2, SUM(B4:B10,D4:D10), (A5:B5 C4:D4)
d.Operator Penggabungan Teks
Operator penggabungan teks berfungsi untuk menggbungkan dua kata yang bertipe string ( teks ). Operator penggabungan teks menggunakan simbol Ampersand (&).
Contoh:  Penggabungan dua teks dari kolom A2 dengan teks di kolom B2, digunakan rumus: =A2&B2. Dan juga bila anda ingin menggabungkan teks yang terdapat di kolom A3 dan kolom B3, maka rumus yang digunakan adalah =A3&B3.
Begitupun juga untuk yang selanjutnya.. namun setelah melihat hasil dari penggabungan teks ini akan terlihat belum adanya spasi antara kolom A dan kolom B yang telah digabung di kolom C. Maka Jika anda ingin ada jarak spasi antara gabungan kolom A dan B di kolom C ini juga dapat menggunakan rumus: =A2”  “&B2.

Penggunaan Rumus VLOOKUP & HLOOKUP Pada Excel

Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP dalam Microsoft Excel berguna untuk membaca suatu tabel, lalu mengambil nilai yang diinginkan pada tabel tersebut berdasarkan kunci tertentu.
Jika tabel tersusun secara vertikal, kita menggunakan fungsi VLOOKUP.
Table Excel 2007 - VLOOKUP
Dan, jika tabel tersusun secara horizontal, maka kita menggunakan
fungsi HLOOKUP.
Table Excel 2007 - HLOOKUP



Cara Penulisan:


=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,range_lookup)

Dimana:
  • lookup_value: nilai atau sel referensi yang dijadikan kunci dalam pencarian data.
  • table_array: tabel atau range yang menyimpan data yang ingin dicari.
  • col_index_num: nomor kolom yang ingin diambil nilainya untuk fungsi VLOOKUP.
  • row_index_num: nomor baris yang ingin diambil nilainya untuk fungsi HLOOKUP.
  • range_lookup: Nilai logika TRUE atau FALSE, dimana Anda ingin fungsi VLOOKUP atau HLOOKUP mengembalikan nilai dengan metode kira-kira (TRUE) atau mengembalikan nilai secara tepat (FALSE). Lebih detilnya dapat dibaca di sini.

Contoh VLOOKUP:

Table 2 Excel 2007 - VLOOKUP
=VLOOKUP(1002,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 68

=VLOOKUP(1003,$A$2:$C$4,2,FALSE) akan menghasilkan GHI

=B10*VLOOKUP(C10,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 340

=B11*VLOOKUP(C11,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 320

=B12*VLOOKUP(C12,$A$2:$C$4,3,FALSE) akan menghasilkan 544

Contoh HLOOKUP:

Table Excel 2007 - HLOOKUP
=HLOOKUP(B1,$B$1:$D$3,2,FALSE) akan menghasilkan XYZ

=HLOOKUP(B1,$B$1:$D$3,3,FALSE) akan menghasilkan 33


Sumber lain tentang cara penggunaan VLOOKUP dan HLOOKUP dapat diperoleh di sini:

MICROSOFT PUBLISHER
Microsoft Publisher merupakan salah satu dari keluarga Microsoft Office, ya mungkin masih kakak ma Ms. Word, Ms. Excel, dan lain-lain. Manfaat dari Ms ini untuk membuat undangan, kartu nama, sertifikat, banner, kalender, dan masih banyak lainnya. Tidaklah sulit menjalankan aplikasi ini karena tools didalamnya hampir dengan Ms office yang lain.


Microsft Publiser

1. Tuliskan program-program yang dapat digunakan untuk membuat desain website
2. Jelaskan keunggulan dari (a) Front Page (b) Microsoft Publisher ?
3. Tuliskan prosedure untuk menjalankan Microsoft Publisher ?
Jawaban :
1. Software Desain : Membuat desain layout homepage, sebagai awal dalam membuat web biasanya para web designer dimulai dengan software ini sebagai tampilan sementara dan variasinya.
Program yang digunakan :
*Adobe Photoshop : Desain berbasis titik ( bitmap )
*CorelDraw : Desain berbasis vector (garis)
*Macromedia Firework : Design & terjemahkan/optimalkan bitmap dalam bentuk web
*Adobe Image Ready : Memotong image dalam format html
*Adobe Illustrator : Desain berbasis vector
*Macromedia Freehand : Desain berbasis vector
Software Efek Desain : Berguna untuk menghidupkan desain yang telah kita rancang.
*Painter : Memberikan efek lukisan
*Ulead Photo Impact : Efek frame dan merancangan icon yang cantik.
*Plugins Photoshop : Memberi efek desain saat mendesain layout homepage di Photoshop.
Software Animasi : Menambahkan animasi agar kelihatan lebih menarik dan hidup.
*3D Studio Max : Untuk membuat objek dan animasi 3D.
*Gif Construction Set : Membuat animasi file gif
*Macromedia Flash : Menampilkan animasi berbasis vector yang berukuran kecil.
*Microsoft Gif Animator : Membuat animasi file gif
*Swift 3D : Merancang animasi 3D dengan format file FLASH.
*Swish : Membuat berbagai macam efek text dengan format file FLASH.
*Ulead Cool 3D : Membuat animasi efek text 3D.
Software Capture : Untuk mengambil sebagian gambar dr image lain
*Snagit : Untuk capture dan juga bisa edit hasilnya.
Software Web Editor : Istilah lainnya adalah CMS (Content Management System), Menyatukan keseluruhan gambar dan tata letak desain, animasi, mengisi halaman web dengan teks dan bahasa script.
*Macromedia Dreamweaver : Editor yg umum dipakai dgn berbagai fasilatas visual tuk kemudahannya.
*Microsoft Frontpage : Editor lama, sebelum mengenal dreamweaver bawaan microsoft.
*Joomla : CMS free, dipakai tuk web / blog yg sering update berita.
*WordPress : seperti joomla hanya tidak selengkap joomla tp lebih mudah pemakaiannya.
Software Upload : File html diletakkan ( upload ) di suatu tempat ( hosting ) agar orang dapat melihat homepage di internet.
• FileZilla FTP : free FTP dan banyak dipakai para bloger
• Cute FTP : FTP yg gw pake cos lebih familiar
• Macromedia Dreamweaver : Fasilitas Site FTP
• Microsoft Frontpage : Fasilitas Publish
Sound Editor : Buat yg berjiwa music bisa menhidupkan web/blog dengan software ini. Tools tuk manipulasi file midi atau wav.
o Sound Forge : Manipulasi efek file yang berformat mp3 dan wav.
o Cakewalk : Manipulasi efek untuk file yang berformat midi
Browser : Untuk menampilkan hasil web / blog dalam local computer atau dunia maya luar.
• Internet Explorer : Web browsing standar bawaan Microsoft
• Mozilla FireFox : Browser terbaik yg popular
• Opera : Browser yang memiliki segudang fitur
• Netscape : Browser yang memiliki pengaman terhadap virus dan spyware
2. Keunggulan FrontPage adalah mudah penggunaanya, memiliki tampilan yang mirip Microsoft Word. Bila terbiasa menggunakan Micrososft Word, tidak terlalu mengalami kesulitan dalam menggunakan program ini.
Keunggulan utama dari Microsoft Publisher adalah sangat mudah digunakan dan membantu kita membuat website dalam waktu singkat. Beberapa keunggulan lainnya yang terdapat pada Microsoft Publisher adalah :
• Tidak memerlukan pengalaman dan keahliah pemrogaman HTML dan program web lainnya.
• Drag and drop the objek dengan tampilan layout dan desain berbasis WYSIWYG (What You See Is What You Get).
• Dapat membuat website terdiri dari beberapa pages (halaman) dan mudah mengaturnya sewaktu-waktu.
• Dapat digunakan untuk membuat website dalam jumlah tidak terbatas.
• Memiliki template yang dapat digunakan untuk membuat web secara instan.
• Dapat menggunakan CSS style sheet untuk mengatur tampilan website.
• Memiliki banyak fungsi : thumbnail, mouse-over effects, ready-to-use java script effects, text link style sheet, tables, forms, iFrames dan lain-lain.
• Website yang kita buat dapat diupload sewaktu-waktu dengan fungsi Publisher.
• Website yang dibuat kompatibel pada berbagai web browser.
3. Langkah – langkah mengaktifkan Microsoft Publiser:
Sebelum mengaktifkan Microsoft Publisher, Installah terlebih dahulu software Microsoft Publisher ke komputer. Setelah itu, Anda dapat mengaktifkan Microsoft Publisher dengan langkah-langkah sebagai berikut.
• Klik menu Start
• Arahkan pointer mouse pada All Programs
• Arahkan pointer mouse pada Microsoft Publisher
• Klik Microsoft Publisher
Langkah – langkah pembuatan Web di
Microsoft Publisher
Langkah pembuatan Microsoft Publisher secara Automatic / Instan :
1. Klik Tool Web Sites and E-mail pada Site Panel New From Design
2. Pilih Product Sales
3. Pilih tampilan Webdesign yang ada di Work Window
Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dimana Microsoft Publisher telah membuatkan kepada kita halaman – halaman internet ( webpage ) hingga berjumlah 10 ( sepuluh ) buah. Halaman – halam tersebut terdiri dari :
1. Level Utama ( Index / Home ) – Halaman 1
2. Level Pendukung Utama - Halaman 2, 3
3. Level Kedua ( product list ) - Halaman 4
4. Level Ketiga ( product detail ) – Halaman 5 – 10
Halaman – halaman tersebut dapat kita rubah / edit sesuai dengan konsep produk yang sudah kita buat, walaupun Microsoft Publisher telah menyediakan konsep web standar berupa materi dan gambar gambar produk yang cukup relevan, namun semua itu bisa dirubah sesuai dengan keinginan kita. 
Read More
Unknown

Kelebihan dan Kekurangan Melakukan Online Shop


Kelebihan dan Kekurangan Melakukan Online Shop


Dengan adanya toko Online atau yang sering di sebut dengan Ol Shop memudahkan kita untuk belanja barang yang kita inginkan. Tidak perlu keluar rumah barang yang kita inginkan bisa kita miliki. Ol Shop memang sangat berperan bagi kita yang tidak sempat mengunjungi toko karena sibuk sekali dengan kerjaan yang kita punyai. Meskipun Ol Shop begitu membantu kita ternyata mempunyai kelebihan dan kekurangan. Mungkin kelebihan Ol Shop telah kita ketahui dan kita nikmati bersama, sedangkan kekurangan Ol Shop dengan tidak sadar telah kita ketahui namun kita sendiri kurang memperhatikannya.
melakukan online shop
melakukan online shop
Berikut ini saya akan menjelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan Ol Shop agar kalian mengetahuinya dan bisa berfikir – fikir lagi saat melakukan Ol Shop. Memang Ol Shop sangat di gemari oleh masyarakat apa lagi dengan para kaum hawa (wanita). Hampir tiap hari wanita melakukan Ol Shop untuk melengkapi kebutuhan begitu pula untuk mempercantik diri.
Kelebihan belanja Online :
  • Tidak perlu menunggu waktu luang untuk pergi ke toko.
  • Sangat membantu bagi orang yang sibuk dengan bisnisnya.
  • Bermacam – macam toko Online yang siap melayani kita dan bermacam – macam pula barang yang kita butuhkan.
  • Lebih hemat waktu dan tenaga, kita tidak perlu pergi dan mengelilingi mal untuk membeli barang yang kita butuhkan, cukup mengakses internet dan tidak perlu macet – macetan di jalan raya.
  • Banyak sekali pilihan jadi kita bisa membandingkan toko satu dengan yang lainnya agar mengetahui kualitas barang dan harga yang di berikan.
  • Cara yang di lakukan cukup mudah tinggal memesan barang yang kita pilih kemudian bayar. Untuk pembayaran bisa melalui internet Banking atau melalui ATM dan kita cukup menunggu kedatangan barang yang telah kita beli.
Kekurangan belanja Online :
  • Banyak kejadian setelah kita melakukan pembayaran ternyata barang yang kita pesan tidak di kirim. Hal ini yang membuat kualitas OL Shop menjadi turun dan kita juga harus hati – hati dalam melakukan Ol Shop.
  • Kualitas serta fisik produk tidak sesuai dengan yang kita bayangkan, karena kita hanya melihat foto-nya saja.
  • Biaya cukup mahal karena di kenakan biaya jalan biasanya di sebut “ongkir” ongkos kirim.
  • Kita tidak bisa mencoba barang yang kita pesan, seperti membeli pakaian kita hanya bisa memesan ukuran yang kita inginkan.
  • Waktu untuk menerima barang yang di kirim cukup lama, tergantung daerah yang di tuju.
Beberapa kelebihan dan kekurangan belanja Online telah kita rasakan. Untuk itu jika anda ingin melakukan belanja Online anda harus lebih hati – hati lagi karena banyak penipuan yang telah terjadi.
Read More
Unknown

Tata Cara Membuat Blog

Image result for blog
CARA MEMBUAT BLOG / TAHAP-TAHAP MEMBUAT BLOG
1.buka situs : https://www.blogger.com/start . Setelah itu klik “CREATE YOUR BLOG NOW”
2.Jika halaman “create a google account” sudah muncul, akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang harus kamu isi..Mulai dari “email address” sampe “word verification”…Kalau sudah diisi semua, Klik “Continue”.
3.Maka akan muncul halaman “Name your blog”.
-Pada pertanyaan “blog title” kamu tulis nama apa yang dipake blogmu,kalo diblog saya “Manusia Dan kehidupan”.
-Trus pada”blog address” kamu tulis alamat url yg kamu inginkan untuk blogmu,kalo diblog saya “bagarugu.blogspot.com,cukup tulis bagarugu”,klik check availability untuk mengecek url yg kamu tuliskan bisa dipakai atau tidak,atau mungkin sudah dipakai orang.terus word verification..dan Kalau selesai,Klik “Continue’.
4.”Choose a template’,pilih template yang kamu inginkan untuk tampilan blogmu….
5.Dengan munculnya halaman “Your blog has been Created” berarti blogmu selesai dibuat.Klik “Start Posting” Jika anda Langsung mau menuliskan isi hatimu diblog barumu ini.
Read More
Unknown

Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013

Mail merge merupakan salah satu fitur yang sangat bermanfaat di Microsoft Word. Dengan fitur Mail Merge ini, kita bisa dengan mudah membuat surat yang isinya sama tetapi ditujukan untuk banyak orang dan tempat yang berbeda-beda hanya dengan sekali kerja saja. Jadi, kita tidak perlu membuat dokumen sebanyak orang yang menerima surat tersebut. Kita hanya perlu membuat satu naskah surat saja yang nantinya bisa kita sisipkan data penerima yang jumlahnya banyak secara otomatis. Selain untuk surat, Mail Merge juga sering digunakan untuk membuat Sertifikat dan dokumen lain yang sifatnya masal.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013

Cara membuat Mail Merge di Microsoft Office Word 

  1. Kita buat dulu naskah utama dokumen yang ingin dibuat. Misalnya untuk kepala surat seperti di bawah ini {beri jarak untuk menaruh nama dan alamat).
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
2. Kemudian kita jalankan mail merge wizard, caranya klik menu Maillings kemudian klik Start Mail Merge (pada grub start mail merge) lalu pilih Step by Step Mail Merge Wizard.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
3. Akan muncul wizard di sebelah kanan. Pada step pertama kita pilih dulu document type Letters kemudian klik tombol Next di bagian bawah wizard.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
4. Pada step kedua pilih User the current document. Kemudian klik Next.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
5. Pada step ketiga ini kita pilih Type a new list. Kemudian klik Create.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
6. Akan muncul kotak dialog baru, disinilah kita akan mengisi data nama dan alamat untuk surat nantinya. Secara default nama kolom sudah terbentuk, namun untuk penyesuaian kita buat kolom baru saja. Caranya klik Costumize Columns.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
7. Kemudian hapus semua field names yang ada.

8. Setelah terhapus buat lagi yang baru dengan nama yang bisa kamu sesuaikan. Klik OK, kemudian klik OK lagi.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
9. Jadi sudah terbentuk kolom yang baru dimana hanya terdiri dua kolom saja. Isikan data sesuai dengan yang akan dimasukan ke surat nanti, seperti nama dan alamat. Jika sudah klik OK.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
10. Setelah klik OK, kamu akan diminta untuk menyimpan file tersebut dengan nama yang bisa kamu sesuaikan.
11. Setelah menyimpan, kamu bisa menyeleksi data mana yang akan digunakan. Setelah itu,  klik OK.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
12. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
13. Letakkan kursordi bawah Kepada Yth. kemudian pada menu Maillings, grup Write & Insert, klik Insert Merge Field, lalu pilih nama.
14. Lakukan hal seperti di atas untuk menaruh data alamant. Nanti hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
15. Untuk melihat hasilnya, klik Privew Result. Akan diperlihatkan hasilnya satu per satu.
16. Jika ingin melihat hasil lainnya, tinggal ganti saja index nomornya menjadi nomor data pada tabel data tadi. Misal untuk melihat hasil data nomor dua, ganti saja index nomornya menjadi 2.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
17. Setelah semuanya dirasa sudah benar, kita bisa menyimpannya sebagai dokumen baru ataupun mencetaknya langsung.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
Untuk tahap akhir ini, kita klik tombol Finish & Merge, lalu pilih:
  • Edit Individual Documents… untuk menyimpan hasil dari mail merge yang dibuat tadi ke dalam dokumen baru. Sangat disarankan untuk memilih opsi ini agar dokumen tersimpan dan tidak hilang. Pada dokumen baru ini, semua surat akan ditampilkan per halaman.
  • Print Documents… untuk mencetak langsung dokumen surat langsung.

Langkah-Langkah Menggunakan Mail Merge Pada Ms.Word Langkah-langkah menggunakan Mail Merge pada Ms.Word : Buat dahulu dokumennya atau dapat menggunakan dokumen yang sudah tersimpan pada Drive. Pilih “Mailings” pada Menubar. Pilih “Start Mail Merge”. Pilih “Step by Step Mail Merge Wizard...”. Lalu akan muncul kolom Mail Merge “Select Document Type” disebelah kanan dan pilih “Letters” karena kita baru membuat dokumen. Setelah memilih tipe dokumen, lalu klik “Next: Starting Document” Lalu akan ke step berikutnya “Select Starting Document” dan pilih “Use The Current Document”. Klik “Next: Select Recipients”. Lalu akan ke step berikutnya “Select Recipients” dan pilih “Type A New List” (bila baru dibuat dokumennya). Klik “Next: Write Your Letter”. Lalu akan muncul kolom “New Address List” dan Pilih “Cuctomize Columns...”. Lalu akan muncul kolom “Customize Address List”. Hapus semua Field Names sampai kosong. Lalu klik “Add..” dan isi dengan keperluan kita. Contoh: Nama. Setelah itu ulangi langkah pada nomor 13 sampai yang kita butuhkan selesai. Setelah selesai, kolom Field Names akan berubah isinya sesuai apa yang kita butuhkan. Bila ingin mengubah klik “Rename...”. Lalu klik “OK”. Lalu kolom “New Address List” akan berubah dan kita siap mengisi data pada kolom Nama, Telepon, Alamat dan Kode Pos. Bila ingin menambah kolom baru, klik “New Entry”. Setelah diisi dengan lengkap, klik “OK” dan akan muncul kolom “Save Address List” dan kita edit file namenya sesuai dengan keinginan kita. Contoh: Reuni Universitas Gunadarma. Setelah sudah mengsave dokumen kita, akan muncul kolom “Mail Merge Recipients”. Bila kita ingin mengurutkan maka klik “Sort...” dan akan muncul kolom “Filter and Sort”. Pilih apa yang akan kita urutkan lalu pilih Ascending. Bila kita pilih “Ascending” maka akan berurut dari huruf awal – akhir (A-Z) dan bila kita memilih “Descending” maka akan berurut dari huruf akhir – awal (Z-A). Lalu klik “OK”. Setelah itu akan berurutan berdarkan nama. Lalu klik “OK”. Lalu klik “Next: Write Your Letter”. Arahkan kursor setelah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Nama lalu insert dan arahkan kursor setelah Nama, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Telepon lalu insert. Arahkan kursor dibawah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Alamat dan insert. Arahkan kursor dibawah alamat, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Kode Pos dan insert. Lalu pilih “Preview Result” dan dokumen akan menjadi seperti gambar dibawah ini: Bila ingin mengubah data, klik tanda ( ▶ ) atau klik “Next: Preview Your Letters” dan klik tanda (>>) pada step 5. Lalu klik “Next: Complete The Merge”. Mail Merge selesai dan dapat diprint atau diedit kembali sesuai dengan kebutuhan. (Pada Step 6 of 6) Sebelum Di "Insert Mail Field" Sesudah Di "Insert Merge Field" Setelah di "Preview Result"

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ
Langkah-Langkah Menggunakan Mail Merge Pada Ms.Word Langkah-langkah menggunakan Mail Merge pada Ms.Word : Buat dahulu dokumennya atau dapat menggunakan dokumen yang sudah tersimpan pada Drive. Pilih “Mailings” pada Menubar. Pilih “Start Mail Merge”. Pilih “Step by Step Mail Merge Wizard...”. Lalu akan muncul kolom Mail Merge “Select Document Type” disebelah kanan dan pilih “Letters” karena kita baru membuat dokumen. Setelah memilih tipe dokumen, lalu klik “Next: Starting Document” Lalu akan ke step berikutnya “Select Starting Document” dan pilih “Use The Current Document”. Klik “Next: Select Recipients”. Lalu akan ke step berikutnya “Select Recipients” dan pilih “Type A New List” (bila baru dibuat dokumennya). Klik “Next: Write Your Letter”. Lalu akan muncul kolom “New Address List” dan Pilih “Cuctomize Columns...”. Lalu akan muncul kolom “Customize Address List”. Hapus semua Field Names sampai kosong. Lalu klik “Add..” dan isi dengan keperluan kita. Contoh: Nama. Setelah itu ulangi langkah pada nomor 13 sampai yang kita butuhkan selesai. Setelah selesai, kolom Field Names akan berubah isinya sesuai apa yang kita butuhkan. Bila ingin mengubah klik “Rename...”. Lalu klik “OK”. Lalu kolom “New Address List” akan berubah dan kita siap mengisi data pada kolom Nama, Telepon, Alamat dan Kode Pos. Bila ingin menambah kolom baru, klik “New Entry”. Setelah diisi dengan lengkap, klik “OK” dan akan muncul kolom “Save Address List” dan kita edit file namenya sesuai dengan keinginan kita. Contoh: Reuni Universitas Gunadarma. Setelah sudah mengsave dokumen kita, akan muncul kolom “Mail Merge Recipients”. Bila kita ingin mengurutkan maka klik “Sort...” dan akan muncul kolom “Filter and Sort”. Pilih apa yang akan kita urutkan lalu pilih Ascending. Bila kita pilih “Ascending” maka akan berurut dari huruf awal – akhir (A-Z) dan bila kita memilih “Descending” maka akan berurut dari huruf akhir – awal (Z-A). Lalu klik “OK”. Setelah itu akan berurutan berdarkan nama. Lalu klik “OK”. Lalu klik “Next: Write Your Letter”. Arahkan kursor setelah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Nama lalu insert dan arahkan kursor setelah Nama, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Telepon lalu insert. Arahkan kursor dibawah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Alamat dan insert. Arahkan kursor dibawah alamat, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Kode Pos dan insert. Lalu pilih “Preview Result” dan dokumen akan menjadi seperti gambar dibawah ini: Bila ingin mengubah data, klik tanda ( ▶ ) atau klik “Next: Preview Your Letters” dan klik tanda (>>) pada step 5. Lalu klik “Next: Complete The Merge”. Mail Merge selesai dan dapat diprint atau diedit kembali sesuai dengan kebutuhan. (Pada Step 6 of 6)

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ
Langkah-Langkah Menggunakan Mail Merge Pada Ms.Word Langkah-langkah menggunakan Mail Merge pada Ms.Word : Buat dahulu dokumennya atau dapat menggunakan dokumen yang sudah tersimpan pada Drive. Pilih “Mailings” pada Menubar. Pilih “Start Mail Merge”. Pilih “Step by Step Mail Merge Wizard...”. Lalu akan muncul kolom Mail Merge “Select Document Type” disebelah kanan dan pilih “Letters” karena kita baru membuat dokumen. Setelah memilih tipe dokumen, lalu klik “Next: Starting Document” Lalu akan ke step berikutnya “Select Starting Document” dan pilih “Use The Current Document”. Klik “Next: Select Recipients”. Lalu akan ke step berikutnya “Select Recipients” dan pilih “Type A New List” (bila baru dibuat dokumennya). Klik “Next: Write Your Letter”. Lalu akan muncul kolom “New Address List” dan Pilih “Cuctomize Columns...”. Lalu akan muncul kolom “Customize Address List”. Hapus semua Field Names sampai kosong. Lalu klik “Add..” dan isi dengan keperluan kita. Contoh: Nama. Setelah itu ulangi langkah pada nomor 13 sampai yang kita butuhkan selesai. Setelah selesai, kolom Field Names akan berubah isinya sesuai apa yang kita butuhkan. Bila ingin mengubah klik “Rename...”. Lalu klik “OK”. Lalu kolom “New Address List” akan berubah dan kita siap mengisi data pada kolom Nama, Telepon, Alamat dan Kode Pos. Bila ingin menambah kolom baru, klik “New Entry”. Setelah diisi dengan lengkap, klik “OK” dan akan muncul kolom “Save Address List” dan kita edit file namenya sesuai dengan keinginan kita. Contoh: Reuni Universitas Gunadarma. Setelah sudah mengsave dokumen kita, akan muncul kolom “Mail Merge Recipients”. Bila kita ingin mengurutkan maka klik “Sort...” dan akan muncul kolom “Filter and Sort”. Pilih apa yang akan kita urutkan lalu pilih Ascending. Bila kita pilih “Ascending” maka akan berurut dari huruf awal – akhir (A-Z) dan bila kita memilih “Descending” maka akan berurut dari huruf akhir – awal (Z-A). Lalu klik “OK”. Setelah itu akan berurutan berdarkan nama. Lalu klik “OK”. Lalu klik “Next: Write Your Letter”. Arahkan kursor setelah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Nama lalu insert dan arahkan kursor setelah Nama, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Telepon lalu insert. Arahkan kursor dibawah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Alamat dan insert. Arahkan kursor dibawah alamat, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Kode Pos dan insert. Lalu pilih “Preview Result” dan dokumen akan menjadi seperti gambar dibawah ini: Bila ingin mengubah data, klik tanda ( ▶ ) atau klik “Next: Preview Your Letters” dan klik tanda (>>) pada step 5. Lalu klik “Next: Complete The Merge”. Mail Merge selesai dan dapat diprint atau diedit kembali sesuai dengan kebutuhan. (Pada Step 6 of 6) Sebelum Di "Insert Mail Field" Sesudah Di "Insert Merge Field" Setelah di "Preview Result"

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ
Langkah-Langkah Menggunakan Mail Merge Pada Ms.Word Langkah-langkah menggunakan Mail Merge pada Ms.Word : Buat dahulu dokumennya atau dapat menggunakan dokumen yang sudah tersimpan pada Drive. Pilih “Mailings” pada Menubar. Pilih “Start Mail Merge”. Pilih “Step by Step Mail Merge Wizard...”. Lalu akan muncul kolom Mail Merge “Select Document Type” disebelah kanan dan pilih “Letters” karena kita baru membuat dokumen. Setelah memilih tipe dokumen, lalu klik “Next: Starting Document” Lalu akan ke step berikutnya “Select Starting Document” dan pilih “Use The Current Document”. Klik “Next: Select Recipients”. Lalu akan ke step berikutnya “Select Recipients” dan pilih “Type A New List” (bila baru dibuat dokumennya). Klik “Next: Write Your Letter”. Lalu akan muncul kolom “New Address List” dan Pilih “Cuctomize Columns...”. Lalu akan muncul kolom “Customize Address List”. Hapus semua Field Names sampai kosong. Lalu klik “Add..” dan isi dengan keperluan kita. Contoh: Nama. Setelah itu ulangi langkah pada nomor 13 sampai yang kita butuhkan selesai. Setelah selesai, kolom Field Names akan berubah isinya sesuai apa yang kita butuhkan. Bila ingin mengubah klik “Rename...”. Lalu klik “OK”. Lalu kolom “New Address List” akan berubah dan kita siap mengisi data pada kolom Nama, Telepon, Alamat dan Kode Pos. Bila ingin menambah kolom baru, klik “New Entry”. Setelah diisi dengan lengkap, klik “OK” dan akan muncul kolom “Save Address List” dan kita edit file namenya sesuai dengan keinginan kita. Contoh: Reuni Universitas Gunadarma. Setelah sudah mengsave dokumen kita, akan muncul kolom “Mail Merge Recipients”. Bila kita ingin mengurutkan maka klik “Sort...” dan akan muncul kolom “Filter and Sort”. Pilih apa yang akan kita urutkan lalu pilih Ascending. Bila kita pilih “Ascending” maka akan berurut dari huruf awal – akhir (A-Z) dan bila kita memilih “Descending” maka akan berurut dari huruf akhir – awal (Z-A). Lalu klik “OK”. Setelah itu akan berurutan berdarkan nama. Lalu klik “OK”. Lalu klik “Next: Write Your Letter”. Arahkan kursor setelah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Nama lalu insert dan arahkan kursor setelah Nama, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Telepon lalu insert. Arahkan kursor dibawah peserta, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Alamat dan insert. Arahkan kursor dibawah alamat, lalu klik “Insert Merge Field” pilih Kode Pos dan insert. Lalu pilih “Preview Result” dan dokumen akan menjadi seperti gambar dibawah ini: Bila ingin mengubah data, klik tanda ( ▶ ) atau klik “Next: Preview Your Letters” dan klik tanda (>>) pada step 5. Lalu klik “Next: Complete The Merge”. Mail Merge selesai dan dapat diprint atau diedit kembali sesuai dengan kebutuhan. (Pada Step 6 of 6) Sebelum Di "Insert Mail Field" Sesudah Di "Insert Merge Field" Setelah di "Preview Result"

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ
Read More

Minggu, 03 April 2016

Unknown

RESUME DATA BASE


Image result for data base
Data, adalah Sekumpulan dari lambang-lambang yang teratur dan mewakili/merepresentasikan sebuah obyek atau benda
Data, terdiri dari 3 macam :
1.   Input data : data yang dimasukkan ke dalam sistem infromasi
2.   Output data : merupakan keluaran dari sistem informasi
3.   Database : merupakan kumpulan data-data yang tersimpan di dalam media penyimpanan di suatu perusahaan (arti luas) atau di dalam komputer (arti sempit)
Hirarki Data
Bit : unit terkecil dari data. Menggambarkan sinyal 0 dan 1; 0 tidak ada arus listrik dan 1 ada arus listrik
Byte adalah kumpulan dari bit-bit yang membentuk sebuah karakter (Character)
Field adalah kumpulan karakter-karakter yang membentuk suatu kata atau sekelompok kata/angka
Record adalah kumpulan dari field-field yang secara loga saling berhubungan
File adalah kumpulan dari record-record yang berhubungan dengan suatu subyek tertentu
Database kumpulan dari data-data yang tersimpan dalam file-file
File Processing Vs Databases
Dependensi data-program
Perubahan data membuat sejumlah program perlu dimodifikasi
Duplikasi data
Data yang sama muncul pada beberapa berkas
Keterbatasan berbagi data (Isolasi data - banyak format file)
Waktu pengembangan lama
Perlu membuat program untuk mengakses data
Problem integritas (kekonsistensian)
Kekakangan integritas (misalnya saldo >) menjadi bagian dari program
Keamanan data tidak terjamin
Tujuan Sistem Database
1.   MENCEGAH DATA REDUDANCY DAN INCONSISTENCY
2.   MEMPERMUDAH DALAM MELAKUKAN AKSES TERHADAP DATA
3.   MEMPERTIMBANGKAN DATA ISOLATION
4.   MENCEGAH CONCURENT ACCESS ANOMALY
5.   MEMPERTIMBANGKAN MASALAH KE-AMANAN DATA
6.   MEMPERTIMBANGKAN MASALAH INTEGRITAS
Komponen Database (Basis Data)
1.   DATA, DATA TERSIMPAN SECARA TERINTEGRASI DAN DIPAKAI SECARA BERSAMA-SAMA
2.   HARDWARE, PERANGKAT KERAS YANG DIGUNAKAN DALAM MENGELOLA SISTEM DATABASE
3.   SOFTWARE, PERANGKAT LUNAK PERANTARA ANTARA PEMAKAI DENGAN DATA FISIK. PERANGKAT LUNAK DAPAT BERUPA DATA BASE MANAGEMENT SYSTEM DAN BERBAGAI PROGRAM APLIKASI
4.   USER, SEBAGAI PEMAKAI SISTEM
Kelebihan yang ditawarkan oleh database terkomputerisasi:
Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
  Memungkinkan penyimpanan/perubahan/manipulasi data lebih cepat
Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)
      Data dikodekan secara elektronik dan disimpan dalam sebuah media. Misalnya:
          1 char = 1 byte
          → HDD 10 GB = ± 10 milyar char
          → 1 hal = 1000 char
          So… HDD 10 GB = 10 juta halaman
Kelebihan yang ditawarkan oleh database terkomputerisasi:
Keakuratan (Accuracy)
Dengan sistem pengkodean, relasi antar data, dan dimungkinkannya penerapan aturan tipe data, domain data, keunikan data, dsb, maka dimungkinkan untuk menjaga keakuratan data dalam database
Ketersediaan (Availability)
Dimungkinkannya integrasi semua basisdata yang ada (meskipun basisdata tersebar secara geografis), sehingga ketersediaan data dalam sebuah sistem akan lebih terjamin

Kelebihan yang ditawarkan oleh database terkomputerisasi:
Kelengkapan (Completeness)
Dimungkinkannya penambahan jenis data baru dalam database yg telah ada
Keamanan (security)
Dimungkinkannya penerapan sistem keamanan dalam penggunaan basisdata, misalnya nama user, password dan pin untuk membatasi kewenangan akses data
Kebersamaan Pemakai (shareability)

Dimungkinkan pemakaian secara bersama dalam satu waktu
Read More